
Belopa, 26 Januari 2026 — Pengadilan Negeri Belopa melaksanakan kegiatan Assessment Agen Perubahan Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Tim Reformasi Birokrasi Internal Pengadilan Negeri Belopa, bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Pengadilan Negeri Belopa.
Kegiatan assessment ini dipimpin oleh Ketua Tim Reformasi Birokrasi Internal Pengadilan Negeri Belopa, YM Ryan Aditama, S.H., M.H., dengan didampingi oleh anggota tim, yaitu YM Geraldi Yohannes Parlindungan, S.H., M.Kn., YM Adam Barnini, S.H., Rida, S.H., M.H. selaku Panitera Pengadilan Negeri Belopa, serta Wahyuddin Ridwan, S.H. selaku Sekretaris Pengadilan Negeri Belopa.
Assessment Agen Perubahan merupakan bagian dari pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang bertujuan untuk memilih pegawai terbaik yang memiliki integritas, komitmen, serta kemampuan menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan Pengadilan Negeri Belopa. Agen Perubahan diharapkan mampu menjadi teladan dalam penerapan nilai-nilai budaya kerja, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong terciptanya tata kelola peradilan yang bersih dan profesional.

Adapun kandidat Agen Perubahan Tahun 2026 yang mengikuti proses assessment terdiri dari sembilan pegawai lintas jabatan, yaitu Arrang Baturante, S.H. (Panitera Muda Perdata), Nasrullah, S.H. (Panitera Pengganti), Syarief, S.E. (Kasubbag KPOT), Zulfikar Arifin, S.E. (Plt. Kasubbag PTIP), Rusyaid Abdi, S.H. (Analis Perkara Peradilan), Marthen Limbongallo, A.Md. (Jurusita Pengganti), Bagas Dwi Utomo, S.T. (Teknisi Sarana dan Prasarana), Mimin Suryaningrum, A.Md.Kom. (Dokumentalis Hukum), serta Amalia Kusumaningtyas, A.Md.Kom. (Dokumentalis Hukum).
Pelaksanaan assessment dilakukan melalui pemaparan dan wawancara langsung oleh Tim Reformasi Birokrasi Internal kepada para kandidat. Penilaian difokuskan pada aspek integritas, kepemimpinan, inovasi, pemahaman terhadap reformasi birokrasi, serta kemampuan komunikasi dan kerja sama dalam mendukung perubahan di satuan kerja.
Melalui kegiatan Assessment Agen Perubahan Tahun 2026 ini, Pengadilan Negeri Belopa menegaskan komitmennya untuk terus mendorong Reformasi Birokrasi yang berkelanjutan, guna mewujudkan lembaga peradilan yang modern, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
